3/14/2012

:: Kutipan Malam ::

0

Semu mendidih,ketika itu malam terus beralih
Aksara melaut tinggalkan ranah Nya
Alih- alih menepi
Namun bukan tuk kembali
Hanya sekedar meletakkan arti
Pasir, karang pun bebatuan
Terkekeh-kekeh di rentang zaman
Lihatlah, duhai anak negeri
Lautan kehausan
Daratan kepanasan
Hutan rimba kehilangan

< Pada 10 Januari 2012 di sudut malam >
Diikutkan dalam Buku Antologi Lembah Penyair
insyaAllah segera terbit. ^_^

0 komentar:

Posting Komentar