Jumat, 06 Mei 2011

10 Kata-Kata Bijak Jendral Sudirman 10 Kata-Kata Bijak Jendral Sudirman

Dari sekian banyak pahlawan nasional, Yang turut berjuang merebut kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan penjajah, Jendral Besar Sudirman adalah salah satu tokoh kunci dalam perjuangan bangsa ini. Sehingga sampai saat ini masih banyak kata-kata atau motivator atau bahkan bisa disebut juga sebagai nasehat yang masih dijadikan pegangan bagi sebagian kalanga.
Berikut adalah beberapa kata-kata atau nasehat yang paling diingat sampai sekarang:

1. Jogjakarta, 17 Pebruari 1946Kami tentara Republik Indonesia akan timbul dan tenggelam bersama negara.
2. Jogjakarta, 25 Mei 1946Sanggup mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan negara Republik Indonesia, yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, sampai titik darah penghabisan.
3. Jogjakarta, 27 Nopember 1946Karena kewajiban kamulan untuk tetap pada pendirian semula, mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan negara dan bangsa kita seluruhnya.
4. Jogjakarta, 5 Oktober 1949Pelihara TNI, pelihara angkatan perang kita, jangan sampai tni dikuasai oleh partai politik manapun juga.
Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan parjurit yang mudah dibelokkan haluannya, kita masuk dalam tentara, karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara.
5. Jogjakarta, 12 Nopember 1945Tentara hanya mempunyai kewajiban satu, ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya, sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini, lagi pula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh.
Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga.
6. Jogjakarta, 1 Januari 1946Tentara bukan merupakan suatu golongan diluar masyarakat, bukan suatu kasta yg berdiri diatas masyarakat, tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.
7. Jogjakarta, 4 Oktober 1949Jangan mudah tergelincir dalam saat-saat seperti ini, segala tipu muslihat dan provokasi-provokasi yang tampak atau tersembunyi dapat dilalui dengan selamat, kalau kita waspada dan bertindak sebagai patriot.
8. Jogjakarta, Januari 1948Bahwa kemerdekaan satu negara, yang didirikan diatas timbunan runtuhan ribuan jiwa-harta-benda dari rakyat dan bangsanya, tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia siapapun juga.
9. Jogjakarta, 17 Agustus 1948Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi.
10. Jogjakarta, 1 Agustus 1949Bahwa satu-satunya hak milik nasional/republic yang masih utuh tidak berubah-ubah, meskipun harus mengalami segala macam soal dan perubahan, hanyalah angkatan perang Republik Indonesia (Tentara Nasional Indonesia)

1 komentar:

  1. ada lagi nih kata bijak jenderal soedirman
    "Kita harus bergerak pada waktu yang tepat."
    cmn nambahin btw thx infonya

    BalasHapus

 

Nawang Wulan Template by Nawang Wulan Blogger Template | Nawang Wulan